Wiranto dan Hary Tanoe Kampanye di Konser David Foster

Written By komputer emanbelas on Senin, 31 Maret 2014 | 00.15


Jakarta - Pasangan capres-cawapres Partai Hanura, Wiranto-Hary Tanoesudibjo, menghadiri konser bertajuk 'An Evening with David Foster and Friends' di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (29/3) malam.


David Foster, yang membuka acara itu, bahkan sudah memanggil Wiranto dan Hary Tanoe dengan sebutan Mr.president and Mr.vice president, sebutan untuk Presiden AS Obama dan Wakilnya Joe Biden.


"Anda tadi dengar lagu 'what a wonderful world'. Dengar saya, jika kita pilih kedua orang ini di pilpres, yakinlah Indonesia akan selalu wonderful," kata David Foster yang disambut tepuk tangan para penonton.


Untuk diketahui, penonton di acara itu adalah para undangan VIP dari kalangan pengusaha menengah atas. Misalnya ada Murdaya Poo


David Foster berkali-kali menyebutkan Wiranto sebagai figur yang baik. Sementara Hary Tanoe disebutnya sebagai temannya, yang punya pandangan bagus soal kemajuan dunia ke arah lebih baik.


Sementara itu, Wiranto dan Hary Tanoe sendiri diberi kesempatan untuk berkampanye di hadapan para tamu undangan.


"Malam ini kita rileks dan mendengarkan lagu, tapi tetap fokus bagaimana kita akan bangun negara ini bersama-sama," kata Wiranto membuka sambutannya.


Dia bercerita bahwa dirinya dan Hary Tanoe (HT) memutuskan maju sebagai pasangan capres-cawapres karena berangkat dari keprihatinan yang sama soal kondisi negeri yang masih terpuruk. Wiranto juga memastikan bahwa dirinya dan HT adalah kombinasi calon pemimpin terbaik.


"Kami akan bekerja, bagaimana supaya berbuat yang terbaik. Win-HT adalah model kepemimpinan baru, mewakili kelompok mayoritas dan minoritas, mewakili lintas etnis dan agama, mewakili sipil dan militer. Kami merasa bahwa kami harus berbuat untuk Indonesia," beber Wiranto yang disambut tepuk tangan hadirin.


Wiranto juga bercerita bahwa dirinya bisa saja menjadi presiden saat 1998 lalu, menjelang kejatuhan Soeharto. Sebab saat itu dirinya diberikan surat khusus oleh Soeharto yang mirip seperti Supersemar. Wiranto mengaku, seandainya mengambil kesempatan itu, tanpa membuat parpol dan capek-capek berkampanye, dia bisa menjadi presiden.


"Tapi saya berpikir, apa ada manfaatnya? Atau justru ini mudarat? Kalau saya ambil, pasti ada civil war, akan banyak korban, tatkala saya dorong militer melawan rakyat. Saya tegaskan saat itu saya takkan ambil alih, tapi justru mari mengarahkan Indonesia ke demokrasi," tandasnya.


Sementara Hary Tanoe sendiri bercerita bahwa banyak yang mempertanyakan alasan dirinya masuk ke politik padahal sebenarnya bisa hidup tenang dengan kekayaan berlimpah. Dia mengaku tak bisa hidup tenang karena melihat banyaknya masalah yang dihadapi rakyat Indonesia.


HT bercerita juga bahwa ada yang mengusulkan agar dia cukup membagi uang ke rakyat miskin tanpa perlu jadi pejabat negara. Menjawab itu, HT mengandaikan uang Rp10 triliun hanya bisa bisa menghidupi warga miskin sebanyak 100 juta maksimal selama 2 hari. Karena masing-masing warga hanya mendapat Rp100 ribu.


"Setelah uang itu habis, masalah tetap sama. Solusi seperti itu tak bisa menyelesaikan masalah Indonesia," kata dia.


"Maka kamipun berniat maju. Kami tidak mencari kekuasaan. Yang kami cari ortoritas, kewenangan. Kenapa? Supaya bisa mengambil keputusan dan kebijakan demi kemajuan Indonesia sebenarnya," demikian Hary.


Anda sedang membaca artikel tentang

Wiranto dan Hary Tanoe Kampanye di Konser David Foster

Dengan url

http://thatendangerdiets.blogspot.com/2014/03/wiranto-dan-hary-tanoe-kampanye-di.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Wiranto dan Hary Tanoe Kampanye di Konser David Foster

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Wiranto dan Hary Tanoe Kampanye di Konser David Foster

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger