Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Terima Kasih Lorenzo untuk Timnya

Written By komputer emanbelas on Senin, 16 September 2013 | 00.45





MISANO, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo meraih kemenangan kelimanya musim ini, setelah berhasil finis pertama pada GP San Marino yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (15/9/2013). Ini juga jadi kemenangan ketiganya secara beruntun di Misano.

Lorenzo berterima kasih kepada timnya, yang telah bekerja keras melakukan perubahan setting motor. Dia yakin perubahan itu memberi dampak krusial pada balapannya hari ini. Dan terbukti, dia barhasil finis pertama.

Lorenzo membalap dengan motor Yamaha yang sudah dilengkapi dengan tambahan teknologi baru, seamless gearbox. Pebalap Spanyol ini langsung unggul satu detik pada putaran pertama, dan tak terkejar lagi setelah itu.

Tambahan 25 poin ini sedikit mengurangi selisih dengan pimpinan klasemen sementara, Marc Marquez, yang finis kedua pada balapan hari ini.

"Ini adalah kemenangan yang penting, karena kami tidak kehilangan poin, tapi kami bisa mengurangi selisih lima poin. Ini hasil yang sama dengan Silverstone. Ini tidak membuat perbedaan besar di klasemen. Tetapi, saya senang untuk kemenangan ini, karena kami banyak mengalami kesulitan akhir pekan ini, terutama dalam pengereman," tutur Lorenzo.

Pebalap 27 tahun ini sudah menunjukkan kemajuan saat turun pada sesi pemanasan, Minggu pagi. Dia mengaku timnya telah melakukan perubahan suspensi pada sistem pengereman. "Kami membuat beberapa perubahan pada motor saat sesi pagi (pemanasan) dan ini membuat banyak perbedaan."

"Jadi, saya memutuskan untuk memakai strategi yang sama seperti empat atau lima balapan terakhir, dan saya bisa melakukannya, langsung memimpin sejak awal. Ini balapan yang sangat sulit secara fisik, karena Dani (Pedrosa) dan Marc (Marquez) tidak pernah menyerah, dengan kecepatan yang konstan."

"Saya sungguh ingin berterima kasih kepada tim saya, karena sudah sangat meningkatkan kualitas motor saaat balapan," tutupnya.




Editor : Pipit Puspita Rini

















00.45 | 0 komentar | Read More

CIMB Niaga Gelar Opera untuk Nasabah Prioritas


Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk menggelar pertunjukan opera kelas dunia sebagai persembahan bagi para nasabah kartu kreditnya yang berasal dari segmen atas (high end). Acara bertajuk Opera Gala 2013 tersebut telah digelar ketiga kalinya sejak 2011.


Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, di segmen high end, perseroan menawarkan beragam produk unggulan, salah satunya kartu kredit CIMB Niaga World Mastercard. Kartu kredit kelas premium tersebut memberikan beragam fitur menarik bagi pangsa pasar affluent.


“Di segmen high end, faktor kenyamanan, kemudahan, serta perlindungan bagi pemegang kartu adalah hal yang sangat penting,” ujar Arwin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (15/9).


Beberapa tawaran bagi pemegang kartu kredit tersebut yaitu pengalaman bermain golf di 27 lapangan golf utama di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Selain itu, pemegang kartu dapat menerima layanan fine dining (makan malam berkelas) di hotel-hotel mewah di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Layanan tersebut juga diberikan promo berupa diskon hingga 50%.


Arwin memaparkan, bentuk privilese lainnya yaitu Medical Assistance di dalam dan luar negeri, Concierge Service, dan Airport Handling di Bandara Internasional Soekarno Hatta.


Dalam opera tersebut, sejumlah musisi berbakat dari dalam maupun luar negeri turut terlibat. Seluruh penampilan mereka diiringi langsung oleh Ananda Sukarlan Orchestra. Perseroan bekerja sama dengan Indonesia Opera Society yang berpengalaman mengadakan perhelatan opera kelas dunia. 


00.15 | 0 komentar | Read More

Demokrat: SBY Tak Hadir Agar Peserta Konvensi Bebas Berekspresi

- Ketua Harian Partai Demokrat (PD) Syarief Hasan mengungkapkan bahwa Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sengaja tidak hadir dalam acara penyampaian visi dan misi 11 peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (15/9/2013). Menurut dia, SBY khawatir peserta tidak akan bebas berekspresi jika disaksikan langsung olehnya.

"(SBY tidak hadir) supaya para calon betul-betul bisa berekspresi dengan visi dan misi mereka. Jadi tidak ada rasa sungkan," ujar Syarif seusai acara perkenalan tersebut. Dia mengatakan, keputusan SBY untuk tidak hadir justru menunjukkan dukungannya kepada 11 calon.

Menurut Syarief, SBY tetap mengikuti acara perkenalan tersebut dengan menonton televisi dari kediamannya. "Beliau betul-betul mendukung 11 calon. Itu kan bebas. Kalau bapak datang takutnya ada rasa sungkan. Tapi beliau mengikuti, kok. Jadwalnya memang ada. Ya, memang untuk memberi kebebasan saja. Setelah dianalisa, ternyata lebih bagus kalau begitu. Penyampaiannya jadi lebih hidup," terang Syarief.

Juru bicara Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Rully Charis menambahkan, SBY ingin menghilangkan kesan formal yang berlebihan pada perkenalan peserta itu. Peserta konvensi harus terlihat lebih menonjol pada acara tersebut. "Ini sesuai dengan pesan beliau bahwa malam ini yang menjadi bintang adalah para peserta konvensi, bukan majelis tinggi, pengurus partai dan komite konvensi," kata Rully.

Sebelas peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat menyampaikan visi dan misinya di hadapan petinggi partai dan seluruh tamu undangan selama sekitar 5 menit, Minggu (15/9/2013). Petinggi Partai Demokrat yang hadir antara lain Sekretaris Majelis Tinggi PD Jero Wacik, Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Evert Ernest Mangindaan, dan Roy Suryo.

Secara berturut-turut peserta konvensi menyampaikan visi dan misi itu adalah 1) Ali Masykur Musa (anggota Badan Pemeriksa Keuangan); 2) Marzuki Alie (Ketua Dewan Perwakilan Rakyat); 3) Pramono Edhie Wibowo (mantan Kepala Staf Angkatan Darat); 4) Irman Gusman (Ketua Dewan Perwakilan Daerah); 5) Hayono Isman (anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat); 6) Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina); 7) Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara): 8) Endriartono Sutarto (mantan Panglima TNI); 9) Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan); 10 Dino Patti Djalal (Duta Besar RI untuk Amerika Serikat); 11)Dahlan Iskan (Menteri BUMN).

00.09 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













00.02 | 0 komentar | Read More

Munzir Meninggal, Kawasan Pancoran Macet Panjang





JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan jemaah Majelis Rasulullah memadati Masjid Jami Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2013) malam. Di masjid itu disemayamkan jenazah Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa.

Pimpinan Majelis Rasulullah itu menghembuskan nafas terakhir dalam usia 40 tahun pada pukul 15.30 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. 

Akibat banyaknya jemaah yang melayat, arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jakarta Selatan, pun mengalami kemacetan. Arus lalu lintas di kedua jalur baik yang menuju Jalan Gatot Subroto maupun yang mengarah ke Lenteng Agung mengalami kemacetan panjang.

Area parkir di sepanjang Jalan Raya Pasar Minggu, di sekitar Masjid Jami Al-Munawwar juga dipenuhi ribuan motor jemaah.

Sebelumnya, jenazah Munzir dibawa ke rumah duka Minggu malam. Jenazah Munzir dibawa menggunakan mobil jenazah milik RSCM. Mengekor rombongan jamaah menuju rumah duka. Terlihat juga mobil bernopol B 1 MRS milik Munzir di antara rombongan pengiring jenazah tersebut.




Editor : Glori K. Wadrianto
















00.00 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger