Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Berry/Ricky Kalah Kelas dari Boe/Mogensen

Written By komputer emanbelas on Senin, 07 Oktober 2013 | 00.44





  JAKARTA, Kompas.com - Ganda putera  Indonesia, Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi gagal merebut gelar juara London GP Gold setelah dikalahkan unggulan pertama Mathias Boe/Carsten Mogensen, Minggu (6/10/2013).

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Copper Box Arena, London ini, Berry/Ricky kalah dalam dua gim 13-21, 16-21. Keduanya menyerah dalam 37 menit.

Berry/Ricky memang kalah pengalaman dibandingkan lawannya asal Denmark tersebut. Di game pertama, Berry/Ricky sempat mampu bertahan hingga 13-13 sebelum kehilangan konsentrasi dan menyerah 13-21.

Di nomor tunggal puteri, pemain Spanyol, carolina Marin yang diunggulkan di tempat ketiga keluar sebagai juara dengan mengalahkan pemain Skotlandia, Kirsty Gilmour 21-19, 21-9.

China merebut satu gelar juara di nomor tunggal putera setelah Tian Houwei mengalahkan pemain andalan Denmark saat ini, Hans-Kristian Vittinghus 22-20, 21-16.

Berikut hasil final London GP Gold:
Cristinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl    [Denmark/1]-Line Damkjaer Kruse/Marie Roepke [Denmark] 12-21, 21-17, 21-15    
Tian Houwei [China]-Hans-Kristian Vittinghus [Denmark/2] 22-20, 21-164
Michael Fuchs/Birgit Michels    [Germany/2]-Chris Langridge/Heather Olver [Englabd/3] 21-19 21-14
Carolina Marin [Spain/3]-Kirsty Gilmour [Scotland/5] 21-19, 21-9
Mathias Boe/Carsten Mogensen    [Denmark/1]-Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi [Indonesia]    21-13, 21-16   


Sumber : tournamentsoftware



Editor : Tjahjo Sasongko















00.44 | 0 komentar | Read More

Kabar "Mr Bean" Memeluk Agama Islam Masih Jadi Perdebatan


Beberapa hari belakangan, muncul kabar perihal Rowan Atkinson memeluk agama Islam.


Rowan yang kerap memerankan tokoh ikonik Mr Bean, disebut-sebut memeluk agama barunya itu sejak awal Oktober kemarin. Sejumlah media menyebutkan, Rowan memeluk kepercayaan barunya tersebut, gara-gara menyaksikan sebuah film yang menghina Nabi Muhammad SAW.


Pemberitaan tentang Rowan yang disebut-sebut menjadi muallaf tersebut, kini masih menjadi pembicaraan di forum-forum umat muslim dunia. Ada yang percaya adapula yang tidak mempercayainya dan menyebutkan, jika hal tersebut merupakan propaganda Israel.


Bagi yang meyakini berita tersebut, dikarenakan Sheikh Rashid Ghannaouchi yang disebut-sebut sebagai mentor Rowan dalam mendalami agama sudah mengucapkan selamat dan mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut.


Melalui situs Israellycool, terupdate, jika mereka sudah mendapatkan konfirmasi dari manajemen Rowan, bahwa berita tentang Rowan kini beragama Islam tidak benar.


Namun secara resmi, belum ada pernyataan resmi dari pihak Rowan Atkinson. Sementara itu media-media di Inggris tidak banyak yang membahas perihal pemberitaan Rowan Atkinson.


00.15 | 0 komentar | Read More

MA Kabulkan PK Pollycarpus





JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Agung (MA) menerima peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana pembunuh Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto. Pollycarpus mengajukan PK atas putusan PK yang diajukan Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan PK Kejaksaan Agung dan menghukum Pollycarpus 20 tahun penjara. Belum diketahui apa isi amar putusan PK terakhir ini.

Assegaf, kuasa hukum Pollycarpus, yang dihubungi kompas.com (6/10/2013) malam,  membenarkan soal dikabulkannya permohonan PK Pollycarpus. Hanya, kata dia, ia dan keluarga Pollycarpus belum mengetahui vonis yang harus dijalani kliennya.

"Kami belum tahu, apakah dikabulkan itu berarti tidak bersalah, atau bagaimana. Kami belum tahu dan ini kami harap-harap cemas. Bahagia tapi juga khawatir. Karena hanya ada kata dikabulkan," ujar Assegaf.

Hingga berita ini diturunkan, kompas.com belum berhasil menghubungi pihak MA untuk mendapat penjelasan rinci soal bunyi putusan tersebut.

Untuk memastikan amar putusan, ujar Assegaf, istri Pollycarpus akan mendatangi Gedung MA Senin (7/10/2013).  "Besok (Senin), istri Pollycarpus akan ke MA untuk mengonfirmasi, bagaimana sebenarnya putusannya," kata dia.

PK atas PK

Permohonan PK yang diajukan Pollycarpus merupakan respons atas putusan PK yang diajukan Kejaksaan Agung. Mahkamah Agung mengabulkan permohonan PK Kejaksaan Agung dan menghukum Pollycarpus 20 tahun penjara.

Sebelumnya, Mahkamah Agung dalam putusan kasasinya menyatakan Pollycarpus tidak terbukti membunuh Munir. Ia hanya dihukum dua tahun penjara karena dianggap terbukti menggunakan surat palsu.

Putusan kasasi itu menganulir putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta yang mengukuhkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menghukum Pollycarpus 14 tahun penjara.

Pengajukan PK Pollycarpus dipandang tidak lazim karena merupakan PK atas PK. Menurut tata hukum acara, PK lazimnya diajukan atas putusan kasasi.

Sebelumnya, Assegaf mengungkapkan, putusan PK atas PK diajukan karena Pollycarpus menganggap putusan PK yang diajukan Kejaksaan Agung cacat hukum. Menurutnya, mekanisme PK Jaksa tidak dibenarkan dalam ketentuan hukum acara pidana. Yang berhak mengajukan PK adalah ahli waris atau korban (baca: Inilah Alasan PK Pollycarpus).




Editor : Heru Margianto
















00.09 | 0 komentar | Read More

Jokowi Tak Keberatan Ada Gerakan \'Jokowi For President\'






JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Joko Widodo mengaku tak keberatan dengan adanya posko gerakan "Jokowi for President 2014" di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Dia pun mengaku tidak tahu menahu soal gerakan itu.


"Itu kan masyarakat. Masa saya mau keberatan," ujar Jokowi kepada wartawan di DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Minggu (6/10/2013) siang.


Jokowi pun menampik bahwa gerakan yang mendukung dirinya maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 adalah dirinya sendiri. Ia tak tahu menahu siapa yang ada di balik gerakan "Jokowi for President" tersebut.


Mantan Wali Kota Surakarta tersebut pun enggan merespon gerakan tersebut lebih jauh, misalnya meminta untuk membubarkan diri. Jokowi khawatir responnya tersebut mencerminkan bahwa dia mengurus wilayah politis.


Padahal, seperti yang biasa ia katakan, wilayah politik diurus DPP PDIP. "Kalau saya nutup berarti saya ngurus politik dong, biarin saja, wong itu masyarakat," lanjutnya.


Tinjau Posko


Selepas dari DPP PDIP, Jokowi sempat memantau keberadaan posko yang terletak di Jalan Dipo negoro, bekas kantor DPP PDIP itu. Namun, Jokowi tak turun, hanya memantaunya dari mobil saja. Dugaan bahwa Jokowi ingin meninjau posko itu adalah rute jalan yang dipilihnya saat pulang ke rumah dinasnya di Jalan Surapati.


Seharusnya, Jokowi yang melintas dari Pancoran ke arah Manggarai bisa saja belok kiri melewati Jalan Teuku Cik Ditiro. Namun, Jokowi malah belok kanan dan memilih memutar di Jalan Diponegoro.


Terlebih, saat melintas di jalan itu, Jokowi melambatkan mobil. Keberadaan posko diketahui berdasarkan sebuah spanduk berukuran raksasa yang ditempel di depan pagar lahan tersebut. Spanduk yang didominasi warna putih dan merah itu bergambar proklamator RI, Ir Soekarno dengan di sebelahnya tertulis 'Jokowi for Presiden 2014'.  





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















00.00 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger