Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tomang Sakti Menang Tipis Atas Rajawali

Written By komputer emanbelas on Senin, 21 Januari 2013 | 00.44



WNBL


Tomang Sakti Menang Tipis Atas Rajawali





Penulis : Emilius Caesar Alexey | Minggu, 20 Januari 2013 | 23:21 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com -- Walau belum mampu meraih kemenangan, penampilan Rajawali Bandung patut mendapatkan pujian. Anak asuh coach Arifin ini berjuang keras dari kuarter pertama meskipun akhirnya menelan kekalahan tipis dari Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta dengan skor 48-51, dalam laga hari terakhir seri kedua Speedy WNBL Indonesia 2012-2013 di Hall A Senayan, Minggu (20/1/2013).


Tomang Sakti langsung unggul 17-9 di akhir kuarter. Wulan Ayu Ningrum menjadi pendulang poin terbanyak dengan delapan poin.


Pada kuarter kedua, dengan total 17 poin, Tomang Sakti masih bermain baik dalam menyerang. Permainan Tomang Sakti lebih merata, dan Annisa Safajrin mampu mencetak hingga lima angka.


Walau menyerang dengan baik, pertahanan Tomang Sakti tidak terlalu baik. Gista Lestari dan Atty Juliani Achmad cukup dominan mengobrak-abrik pertahanan Tomang Sakti. Rajawali memberi perlawanan dengan mencetak angka sama di kuarter kedua.


Pertahanan ketat Rajawali di kuarter ketiga membuat Tomang Sakti hanya mampu memasukkan dua dari 15 kali tembakan. Koordinasi pertahanan Jacklien Ibo dan kawan-kawan yang belum membaik juga membuat Atty masih leluasa mencetak angka. Demikian pula dengan Agnesia Lumiu yang memasukkan dua dari tiga tembakannya. Rajawali menguasai kuarter tiga dan hanya tertinggal satu angka di akhir kuarter, 39-38.


Rajawali membalikkan keunggulan menjadi 43-42 di kuarter tiga. Namun, kondisi ini hanya bertahan sesaat.


Selanjutnya, kejar-mengejar angka tidak terhindarkan. Rajawali hanya mampu menyamakan kedudukan hingga angka 48-48 dan Tomang Sakti masih menambah tiga poin melalui Wulan yang dilanggar oleh Atty.


Dalam dua pertandingan terakhir, Jacklien Ibo tidak menonjol dalam mencetak angka. Jacklien hanya meraih lima poin dalam laga ini, meskipun total reboundnya masih sangat baik dengan 16 rebound. Poin terbanyak Tomang Sakti dikumpulkan oleh Wulan dengan 18 poin.



















00.44 | 0 komentar | Read More

Addie MS Bangga Memes Sukses Berbisnis


Memes diapit sang suami, Addie MS dan putranya, Kevin Aprilio.

Memes diapit sang suami, Addie MS dan putranya, Kevin Aprilio. (sumber: BERITA SATU/Yanuar Rachman)




Kunci sukses Memes dalam berbisnis, selain memiliki bakat juga mendapat dukungan penuh dari keluarga.

Selain menggeluti kesibukan di dunia hiburan, Memes kini tengah giat menjalani bisnis kuliner dan perawatan kecantikan.

Hal ini yang kemudian membuat sang suami, Addie MS merasa kagum dengan kemampuan Memes yang mampu menjalani ragam kesibukannya itu.

"Saya pikir seniman aja, saya makin sadar selain seniman ada bakat wiraswasta. Di awal Memes bikin (restoran) Takigawa relatif sukses, saya bangga. Sekarang dia bikin totok pijat dan sebagainya. Ini luar biasa," kata Addie saat ditemui di pembukaan salon kecantikan Daun Kenangan milik Memes di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan hari ini, Minggu (20/1).

Bakat bisnis yang mencuat itu dikatakan perempuan bernama lengkap Meidyana Maimunah itu tak lain, karena kesempatan serta kepercayaan penuh yang diberikan oleh sang suami.

"Mas Addie kasih lampu hijau disamping saya bantu Kevin juga untuk manajemennya. Yang penting kita masih bisa komunikasi dg baik," ucap Memes.

Addie sendiri memang mengakui bahwa lebih senang menerapkan metode yang memberikan kebebasan berekspresi untuk mengembangkan kemampuan masing-masing anggota keluarga.

"Terus yang saya suka masing-masing tidak menyulitkan yang lain. Jadi enggak pernah saling nyusahin dalam bentuk materi. Kevin dari kecil kumpulin uang, Memes juga gitu. Dulu dia foto model, nari, nyanyi," ungkapnya.

Memes juga sadar bahwa meski tengah mengalami perkembangan positif di bidang bisnis yang tengah dijalaninya, namun ibu dua orang anak itu tak mau terbuai dengan kesuksesannya. "Saya belum puas karena masih banyak target yang harus dicapai," tutupnya.

00.15 | 0 komentar | Read More

Tahanan KPK Belum Dikembalikan Dalam Waktu Dekat





Tahanan KPK Belum Dikembalikan Dalam Waktu Dekat





Penulis : Videlis Jemali | Minggu, 20 Januari 2013 | 23:45 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com -- Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi yang dititipkan di Rumah Tahanan Pomdam Jaya di Jalan Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan, belum bisa dikembalikan ke rutan kantor KPK dalam waktu dekat.


Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, beberapa fasilitas di kantor KPK yang terkena dampak banjir akan diperbaiki, sehingga para tahanan masih akan tetap berada di Rutan Pomdam Jaya untuk sementara. "Sambil perbaikan beberapa sel, mereka (para tahanan) akan tetap di Rutan Guntur," kata Johan, Minggu (20/1/2013).


Situasi kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sudah berangsur normal. Genangan air di basement sudah dikeluarkan. Di tempat itu, terdapat sel yang dihuni beberapa tahanan KPK. Beberapa hari lalu, basement digenangi air akibat banjir sehingga para tahanan dievakuasi ke Rutan Pomdam Jaya. Penerangan juga sudah normal. Listrik PLN yang sempat terputus akibat banjir sudah berfungsi kembali.


Aktivitas di kantor KPK akan kembali normal pada Senin (21/1/2013). "Komisioner akan kembali bekerja seperti biasa, Senin besok," kata Johan.            


Beberapa tahanan yang dievakuasi dari Rutan KPK ke Rutan Pomdam Jaya adalah antara lain, Neneng Sri Wahyuni (kasus korupsi proyek PLTS di Kemenakertrans), Miranda S Goeltom (kasus cek pelawat pemilihan Deputi BI), Siti Hartati Murdaya (kasus suap Buol), Ratna Dewi Umar (kasus korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan), dan Amran Batalipu (kasus suap Buol).


















00.09 | 0 komentar | Read More

B 2178 BP Bukan Pelat Milik Instansi Kepolisian


JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil Fortuner B 2178 BP yang terlibat insiden kecelakaan di jalan S. Parman, Jakarta Barat bukan milik salah seorang anggota Instansi Kepolisian. Mobil tersebut merupakan milik lelaki asal Semarang yang bernama Agustin B (45).


"Itu mobil bukan punya anggota instansi kepolisian. Pelat nomor BP itu sekarang sudah banyak digunakan oleh masyarakat, bukan hanya anggota salah satu instansi," kata kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Barat, AKP Rahmat Dahlizar saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (20/1/2013).


Menurutnya, informasi yang menyebar di salah satu media on-line, yang mengatakan mobil tersebut milik salah satu anggota instasi, merupakan informasi yang tidak benar. Pemilik mobil tersebut merupakan milik perorangan.


Ia adalah warga Semarang yang sedang memiliki urusan di Jakarta, kemudian tinggal sementara waktu di hotel Grand Tropic dekat lokasi penabrakan. Rahmat melanjutkan, saat ini pengendara mobil telah diamankan pihak kepolisian dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.


Ia diamankan polisi setelah sempat melarikan diri pasca tabrakan di depan mal Central Park pagi tadi. Polisi meringkus pengemudi tersebut di salah satu kamar hotel Grand Tropic, Tanjung Duren, Jakarta Barat.


Diketahui sebelumnya, kecelakaan terjadi antara antara mobil Fortuner hitam bernopol B 2178 BP dengan sepeda motor Yamaha Vixion B 6387 UUQ. Saat kejadian berlangsung, situasi lalu lintas sedang menggunakan sistem rekayasa lalu lintas contra flow, yang menggunakan satu jalur untuk dua lajur.


Saat itu, Stefanus Hariyanto (22) pengendara Yamaha Vixion melaju di jalan S. Parman dari arah Grogol menuju Tomang, sedangkan mobil Fortuner hitam melintas dengan arah sebaliknya. Karena situasi jalan yang gelap dan agak menanjak, diduga kedua kendaraan tidak saling melihat.


Kecepatan kedua kendaraan yang tinggi juga mengakibatkan tabrakan tidak bisa dihindari. Akibatnya, pengendara motor terjatuh dan terpelanting hingga membentur badan jalan dan meninggal di tempat. Sedangkan sopir mobil Fortuner membanting stir ke arah jalur hijau dan menyebabkan mobil tersebut terguling dan berhenti dalam posisi terbalik.


Dari kejadian tersebut, pengendara motor Yamaha Vixion, Stefanus Hariyanto (22) warga Jl SM Nom 158, RT 35/09, Kelurahan Melayu, Singkawang, Kalimantan Barat tewas di tempat.


Sedangkan pengendara mobil Fortuner hitam melarikan diri. Namun sore tadi, setelah melakukan pengecekan nomor polisi kendaraan, polisi berhasil menangkap pengendara Fortuner di hotel Grand Tropic, Jakarta Barat.












00.00 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger